Memilih Fundamentalist dan Technicalist

Apa itu fundamentalist serta technicalist? di kalangan para trader dikenal 2 "aliran" trader yaitu: fundamentalist serta technicalist. Pembedaan ini didasarkan pada kecenderungan analisis yang dipakai oleh masing-masing seorang trader.

forex trader



Secara umum terbukti ada 2 jenis analisis dalam forex trading:
Analisis Fundamental yaitu analisis yang didasarkan pada kabar (news) yang berpengaruh pada kualitas valuta yang kami perdagangkan. Trader yang memakai analisis fundamental dalam bertrading tak jarang digolongkan sebagai fundamentalist. Mereka memperhatikan kabar (news) yang berpengaruh kepada kualitas valuta dari pair yang mereka perdagangkan. Ada tak sedikit news yang bisa berpengaruh kepada kualitas valuta, baik pengaruh dengan cara langsung maupun tak langsung. Apa saja news yang berpengaruh? Dengan cara umum sih biasanya news yang berkaitan dengan perekonomian alias politik dari negara yang valutanya kami perdagangkan. Jadi umpama kami memperdagangkan pair EUR/USD, maka kami butuh memperhatikan news dari Negara Eropa serta Amerika Serikat.

Mungkin kamu berpikir: hmm, sangat ribet sekali ? trus di mana kami bisa memantau alias mengenal adanya news tersebut? Jangan khawatir, kini ini ada tak sedikit website yang menyediakan data mengenai news tersebut disertai dengan perdiksi pengaruhnya kepada pasangan valuta tertentu. Jadi kalau kamu lebih tertarik untuk bergabung dengan para fundamentalist, tak jarang harus berkunjung ke situs-situs yang menyediakan kabar-kabar yang berkaitan dengan pergerakan kualitas valuta. Atau, broker tempat kami trading juga biasanya menyediakan fasilitas pengumuman (alert) mengenai bakal adanya news.

Nah, para fundamentalist ini tak sedikit menggunakan pergerakan chart yang biasanya terbukti mengalami pergerakan yang sangat ekstrem saat menjelang setelah news keluar. Untuk pair-pair tertentu semacam GBP/USD, pergerakan menjelang serta setelah news bisa sebesar 20-50 pips dalam tempo kurang dari 15 menit. Itulah sebabnya para fundamentalist biasa meramaikan market disaat-saat news dihadirkan.

Analisis Teknikal Tak sama dengan para fundamentalist, trader technicalist lebih memilih untuk "menyingkir" dari market saat menjelang serta setelah news dihadirkan. Mereka mengibaratkan pergerakan yang cepat sebab pengaruh news jangka singkat itu semacam halnya kolam yang sedang diaduk-aduk airnya, jadi terkesan "keruh" sekali. Maksudnya, pergerakan "asli" dari sebuah pair tak terkesan di saat-saat semacam itu jadi mereka memilih menantikan "air" tenang kembali serta menunjukan "watak asli"-nya kembali.

Para technicalist lebih mendasarkan analisis pada history pergerakan chart. Pada dasarnya, para technicalist ini percaya bahwa history pergerakan chart itu bakal berulang, serta dalam sesuatu yang terkesan acak, tersembunyi pola-pola tertentu yang jika bisa dipahami bisa dipergunakan untuk mengenal apa yang sedang serta bakal terjadi pada pergerakan chart. Trader technicalist berkomunikasi" dengan chart melewati indikator-indikator. Dari sinyal yang diberbagi oleh indikator inilah, bisa diketahui apa yang sedang terjadi alias "diperbuat" oleh sebuah pair. Pertanyaan-pertanyaan semacam: "lagi ada apa ini si GJ? Mau kemana dia, naik atau turun?" bisa dijawab dengan menonton sinyal yang diberbagi oleh indikator.

Ada tak sedikit indikator yang bisa dipakai dalam forex trading. Biasanya masing-masing trader technicalist memiliki indikator yang menjadi andalan mereka, sesuai dengan kepahaman mereka kepada indikator tersebut.

Nah, kamu memilih menjadi fundamentalist atau technicalist? Sebenernya ya tak wajib dibedakan dengan cara tegas semacam itu. Ada seorang trader yang memilih menjadi kedua-duanya. Mereka memiliki indikator yang menjadi andalannya, namun juga ikut meramaikan market saat news yang dihadirkan. Semua sah-sah saja sebab itulah enaknya menjadi seorang trader.


sumber

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon