Pergerakan harga logam berjangka di hari Rabu(18/2), harga emas dan perak telah kembali memperbaiki penurunan di sesi sebelumnya, dengan diperdagangkan lebih tinggi menjelang libur tahun baru Imlek dan hasil pertemuan kebijakan Bank Sentral AS dini hari nanti.
Berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa, emas berjangka pengiriman April telah diperdagangkan lebih tinggi 0.02% di level $1.208.80 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pergerakan harga emas hari ini telah terpantau bergerak menyentuh level $1.206.00 untuk sesi terendah harian dan level $1.210.50 untuk sesi tertinggi harian.
Sedangkan pada perak berjangka pengiriman Maret juga terlihat diperdagangkan lebih tinggi 0.31% dengan berada di level $16.428 per troy ounce, dengan bergerak menyentuh level $16.403 untuk sesi terendah harian dan level $16.517 untuk sesi tertinggi harian.
Pergerakan harga logam pada hari ini terlihat mencoba memulihkan atas penurunan yang dialaminya di sesi sebelumnya, ketika Federal Reserve wilayah New York mengatakan bawah index manufaktur telah alami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 7.78 di bulan Februari.
Sentimen pasar di Asia khususnya untuk wilayah Tiongkok terlihat tenang ketika menyambut hari raya besar tahun baru Imlek.
Sementara itu, perhatian pasar juga tidak luput atas dirilisnya laporan pertemuan kebijakan Bank Sentral AS pada dini hari nanti ditengah spekulasi bahwa The Fed akan segera menaikan tingkat suku bunga di wilayah Amerika. Meski demikian, harapan kepada tingkat suku bunga yang lebih tinggi tersebut merupakan fase "bearish" yang akan dialami oleh harga emas.
Perkembangan yang terjadi di wilayah Eropa setelah Yunani memutuskan untuk menolak tawaran perpanjangan jatuh tempo hutang selama 6 bulan dari Uni Eropa juga menjadi sorotan penting bagi pasar.
Setelah melakukan pertemuan pada hari Senin kemarin yang dipimpin oleh Menteri Keuangan Belanda, Jeroen Dijsselbloem mengatakan bahwa Yunani masih memiliki waktu untuk melakukan pengajuan perpanjangan batas waktu jatuh tempo hutang hingga hari Jumat besok, atau Negara tersebut harus menyelesaikan pada akhir bulan Februari ini.
Jatuh tempo atas utang Yunani terhadap Uni Eropa sebesar 240 milyar euro tersebut akan berakhir pada 28 Februari 2015 mendatang, namun sebagian besar pemerintah baru di Yunani menginginkan hutang tersebut tidak dilanjutkan kembali, meski Yunani harus terancam lepas dari wilayah zona euro.
.jpg)
EmoticonEmoticon