JAKARTA. Maraknya permasalahan investasi bodong zaman sekarang telah meresahkan kalangan masyarakat. Tetapi anehnya, meskipun telah tak sedikit yang menjadi korbannya, masih tetap saja tak sedikit masyarakat, mulai dari kelas bawah hingga menengah atas terjebak dalam investasi bodong ini.
Untuk menghindari bertambahnya jumlah korban, ada berbagai faktor yang butuh dicermati sebelum menanamkan investasinya. Pengamat Pasar Modal Yanuar Rizky berbicara calon investor harus wajib memahami betul sebuah produk investasi sebelum dia berinvestasi.
"Intinya, kalau mau menanamkan investasi, kita harus wajib mengerti betul investasi apa yang hendak dibelinya," Ujar Rizky.Ia berkata, sebelum berinvestasi pada sebuah produk, harus wajib dicek dulu soal legalitas produk investasi. Terutama, apakah investasi itu telah masuk dalam daftar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau belum. Kemudian selanjutnya semua produk investasi yang masuk dari daftar negatif di OJK wajib dihindari.
Calon investor juga wajib paham bahwa sebuah produk investasi yang memperkenalkan imbal hasil alias return yang sangat tinggi, tentu juga mengandung risiko yang tinggi pula. Semakin tinggi keuntungannya yang ditawarkan, maka investor harus wajib makin paham betul seluk-beluk produk investasi itu. Dengan cara normal dari return investasi yang wajar merupakan tak melebihi bunga deposito bank.
Nah bila ada produk investasi yang memperkenalkan keuntungan di atas bunga deposito, maka investor wajib siap juga menanggung risiko sendiri yang timbul. Bila tidak, maka berinvestasilah di produk yang memperkenalkan bunga yang masuk akal.
EmoticonEmoticon