Mainkan 8 Saham, IHSG Gapai Resistance 5.537

Jakarta - Potensi IHSG menggapai level resistance 5.537 dinilai tetap terbuka lumayan besar selagi support 5.423 bisa terjaga dengan baik. Delapan saham disodorkan sebagai bahan pertimbangan.

Pada perdagangan Rabu (1/4/2015) kemarin, Indeks Harga Saham Perpaduan (IHSG) ditutup turun 51,808 poin (0,94%) ke angka 5.466,867.

Sepanjang perdagangan Rabu, indeks mencapai level tertingginya 5.524,036 alias menguat 5,361 poin serta mencapai level terendahnya 5.454,533 alias turun 64,142 poin.



Wlliam Surya Wijaya, analis PT Asjaya Indosurya Securities memperkirakan, laju IHSG Kamis (2/4/2015) berada pada kisaran support 5.423 serta resistance 5.537. "Koreksi wajar pasca mencetak rekor baru adalah kesempatan yang bisa dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian terhadap saham saham terpilih.

IHSG sedang mulai membentuk langkah uptrend lanjutan dalam berbagai waktu ke depan. "Kondisi ini ditunjang oleh kembalinya capital inflow yang mulai terjadi semakin menerus," ujarnya.

Itu juga ditambah dengan rilis data ekonomi awal bulan April yang lumayan bagus, serta memberikan angin segar terhadap kondisi perekonomian domestic. "Potensi menggapai level resistance 5.537 tetap terbuka lumayan besar selagi support 5.423 bisa terjaga dengan baik," tuturnya.

Menurut dia, IHSG dalam jangka singkat tetap berada dalam jalur uptrend.


Di atas semau itu, dirinya menyodorkan berbagai saham opsi sebagai bahan pertimbangan para pemodal. Saham-saham tersebut adalah:

1. PT Erajaya Swasembada (ERAA)

2. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM)

3. PT Perusahaan Gas Negara (PGAS)

4. PT Jasa Marga (JSMR)

5. PT Matahari Putra Prima (MPPA)

6. PT Bank Negara Indonesia (BBNI)

7. PT Aneka Tambang (ANTM)

8. PT Indofood Berhasil Makmur (INDF). 



sumber

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon